Selasa, 24 Mei 2011

Dialog kecil yang berefek besar

Dialog Kecil antara Pensil & penghapus

Pensil : Maafkan aku ya.

Penghapus : Maafkan untuk apa? Kamu tidak melakukan kesalahan apa-apa.

Pensil: Aku minta maaf karena telah membuatmu terluka. Setiap kali aku melakukan kesalahan, kamu selalu berada di sana untuk menghapusnya. Namun setiap kali kamu membuat kesalahanku lenyap, kamu kehilangan sebagian dari dirimu. Kamu akan menjadi semakin kecil dan kecil setiap saat.

Penghapus : Hal itu benar. Namun aku sama sekali tidak merasa keberatan. Kau lihat, aku memang tercipta untuk melakukan hal itu. Diriku tercipta untuk selalu membantumu setiap saat kau melakukan kesalahan. Walaupun suatu hari, aku tahu bahwa aku akan pergi dan kau akan menggantikan diriku dengan yang baru. Aku sungguh bahagia dengan perananku. Jadi tolonglah, kau tak perlu khawatir. Aku tidak suka melihat dirimu bersedih

Orang tua kita layaknya si penghapus sedangkan kita layaknya si pensil. Mereka (Orang tua) selalu ada untuk anak-anak mereka, memperbaiki kesalahan anak-anaknya.

Terkadang, seiring berjalannya waktu...

Mereka akan terluka dan akan menjadi semakin kecil

( Dalam hal ini, maksudnya bertambah tua dan akhirnya meninggal ).

Walaupun anak-anak mereka akhirnya akan menemukan seseorang yang baru ( Suami atau Istri ). Namun orang tua akan selalu tetap merasa bahagia atas apa yang mereka lakukan terhadap anak-anaknya dan akan selalu merasa tidak suka bila melihat buah hati tercinta mereka merasa khawatir ataupun sedih.

Hingga saat ini, kalau anda masih mendapati diri anda selalu menjadi si pensil. Dan hal itu pasti akan sangat menyakitkan diri anda , apalagi kalau melihat si penghapus atau orang tua semakin bertambah "kecil" dan "kecil" seiring berjalannya waktu.

Dan kita tahu bahwa suatu hari kelak , yang tertinggal hanyalah kenangan “si penghapus” dgn segala kenangan yang pernah di lalui dan miliki bersama mereka.

Kisah ini kami dedikasikan secara khusus kepada seluruh orang tua agar janganlah anda bosan menjadi “ penghapus “ .

Ini adalah kisah percakapan antara si pensil dan si penghapus sungguh inspiratif.

Kekuatan Doa

Doa tidak selalu mampu mengubah keadaan, tapi Doa mampu mengubah Cara Pandang kita.

Doa tidak selalu mampu mengembalikan mereka yang kita cintai, tapi Doa mampu memberikan Kebahagiaan bagi mereka.

Doa tidak selalu mampu memperbaiki hati yang hancur, tapi Doa mampu mengubahnya menjadi sumber Kekuatan dan Penghiburan.

Doa tidak selalu mampu mengubah penyesalan masa lalu, tapi Doa mampu mengubahnya menjadi Harapan.

Doa tidak selalu mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan kita, tapi Doa mampu memberi jalan untuk kita mencapai Keinginan dan Kebutuhan .

Doa tidak selalu akan langsung harus dijawab, tapi Doa mampu untuk menguji Kesabaran dan Ketekunan kita.

Doa tidak mampu mengulang waktu, tapi Doa akan mampu membuat Kesempatan datang kembali.

♥Yang pasti DOA PASTI AKAN MAMPU MEMBAWA PERUBAHAN DALAM HIDUP KITA.♥.

Antara Uang dan Kasih

Uang mungkin saja bisa “ berbicara” , Sedangkan Kasih hanya bisa berbisik.

Dengan Uang anda bisa membeli obat , Tapi dengan Kasih anda bisa membawa kesehatan.

Dengan Uang anda bisa mendapatkan ranjang empuk., tapi dengan Kasih akan mendapatkan Tidur yang nyaman .

Dengan Uang anda bisa membangun tempat tinggal, tapi dengan Kasih anda akan bisa membangun rumah tangga yang bahagia.

Dengan Uang anda dapat saja memerintah, tapi dengan Kasih anda akan selalu melindungi.

Dengan Uang anda bisa menciptakan celah antara kaya dan miskin, tapi dengan Kasih anda bisa menciptakan jembatan di antara mereka.

Dengan Uang anda dapat membuat tembok penghalang di antara sesama, Tapi dengan Kasih anda akan dapat mempersatukan sesama .

Uang memang seringkali dapat menimbulkan perselisihan, sedangkan Kasih akan selalu menciptakan perdamaian.

Oleh karena itu, bersyukurlah jika engkau mempunyai lebih banyak KASIH dan Tidak dijadikan sebagai Budak oleh UANG mu.

Punya banyak UANG memang penting, namun itu semua akan menjadi tidak berarti bila tanpa dilandasi dgn KASIH...

Filosofi gandum dan ilalang

Gandum dan Ilalang adalah dua tanaman yang sangat mirip, tetapi sebenar-nya sangat berbeda. Gandum adalah makanan pokok yang sangat berguna bagi manusia, sedangkan lalang sama sekali tidak berguna. Bahkan lalang lebih banyak menyerap sari makanan dari tanah, sehingga mengganggu pertumbuhan gandum. Sayangnya lalang dan gandum baru dapat dibedakan ketika bulir-bulir-nya ke-luar. Dan, lalang yang dicabut sebelum waktunya bisa membuat gandum turut tercabut.

Satu-satunya cara memisahkan Ilalang dan Gandum adalah dengan menunggunya sampai saat menuai tiba. Seumpama lalang dan gandum, begitulah orang jahat tetap dibiarkan hidup di dunia ini bersama orang baik, meski mereka membawa penderitaan bagi orang-orang baik. Alam ini akan memperlakukan sama pada seluruh ciptaan-Nya, baik yang berbuat jahat atau yang berbuat baik. Dia masih memberi kesempatan kepada yang jahat supaya bertobat dan bisa memperoleh Kesadaran, juga memberi kesempatan kepada yang baik untuk terus bertumbuh dan Berguna .

Justru dengan adanya “Ilalang”, maka “Gandum” ditantang untuk bisa tumbuh makin kuat, makin tahan uji, dan makin berkualitas.

Kita telah diajar untuk panjang sabar mengikuti filosofi Gandum dan Ilalang ini karena segala sesuatu ada waktunya;

Kita harus memberi kesempatan kepada setiap orang untuk berubah dan bertumbuh lebih baik, bukannya cepat2 menghakimi dan menghukum nya .

Kita harus memiliki kasih yang besar bagaikan kita merawat “gandum” di ladang , hendaknya kita juga terus bertumbuh seiring waktu dalam kasih dan kebenaran yang sejati

berani mabil resiko

Pada suatu saat anda pasti akan dihadapkan pada pilihan mengambil resiko atau tidak, ada kemungkinan anda akan berhasil tapi bisa saja anda akan mengalami kegagalan. Tetapi bila anda tidak punya keberanian untuk mengambil resiko maka sudah dipastikan anda Tidak akan pernah berhasil .

Memang, beberapa resiko tidak layak ditempuh, Tapi tindakan menghindari semua resiko, sama saja dengan menghindari kesempatan yang datang dalam hidup anda . Pada waktu anda bangun pagi pun sudah mengandung resiko atau anda pergi ke pasar pun mengandung resiko, pergi bekerja pun juga beresiko . Namun kita bisa menimbang apakah semua resiko ini masih cukup bernilai untuk ditempuh, karena semua resiko-resiko itu pasti diikuti dengan hasil-hasil yang berharga.

Mungkin anda akan mengambil suatu resiko, dan gagal. Tapi itu bukan alasan untuk Tidak Berani mengambil resiko, asalkan kita berhitung matang dulu sebelum kita mengambil resiko.

Belajarlah dari pengalaman dan maju terus. Waktu, kesempatan, dan sumber daya anda akan membusuk serta terbuang percuma bila anda digiring terus pada rasa takut kehilangan waktu dan kesempatan.

Ingat , Kesalahan terbesar dalam hidup adalah pada saat kita tidak punya cukup keberanian untuk mengambil resiko.

Gunakan apa yang anda punya. Jangan biarkan rasa takut akan resiko menghantui anda dan menjadi penyebab terbesar kegagalan anda.

Hitung kembali dengan cermat untung dan ruginya . Ambil resiko apapun bila hitungan sudah mantap , dan raihlah keberhasilan yang sudah anda perjuangkan .

Buang kekhawatiranmu

Sesungguhnya kita punya banyak SAHABAT,

namun kadang KEBENCIAN sesaat membuat kita memandang mereka sebagai MUSUH.

Sesungguhnya kehidupan kita sudah BAHAGIA,

namun kalau ada rasa TIDAK BISA BERSYUKUR itulah yang membuat kita hidup MENDERITA.

Sesungguhnya PEKERJAAN kita sudah BAGUS,

namun karena AMBISI yang berlebihan akan membuat kita terus MENGELUH & PROTES.

Sesungguhnya kita sudah memiliki BANYAK HAL

namun Nnafsu dan KESERAKAHAN akan membuat kita tetap merasa MISKIN.

Sesungguhnya hidup kita ini bisa kita lalui dengan penuh DAMAI,

namun rasa KEGELISAHAN yang berlebihan akan membuat dunia terasa bagai MEDAN PERANG.

Kunci semua permasalahan tidak semua ada DILUAR, melainkan sebagian besar ada dalam HATI kita sendiri .

Sesungguhnya kita harus menjalani hidup ini dengan KETENANGAN .

Namun KEKHAWATIRAN biasanya akan merongrong hidup kita , Ingat bahwa Kekhawatiran tidak dapat menambah sehasta saja pada jalan hidup manusia. Dengan kata lain justru kekhawatiran akan memperpendek usia manusia.

Secara medis hal ini dapat dijelaskan. Ada sejenis hormon dalam tubuh kita yang tidak dapat bekerja apabila seseorang berada dalam keadaan yang Tidak Tenang. Semakin lama tidak tenang, semakin lama khawatir, semakin lama pula hormon itu tidak bekerja. Akibatnya, kesehatan pun memburuk. Ingin sehat? Buanglah kekhawatiran mu jauh-jauh .

kerikil kecil :)

Kerikil2 Kecil

Kerikil kecil kadang tidak memiliki arti apa-apa dalam kehidupan kita.

Namun, jika kerikil kecil itu ada di dalam sepatu kita dan saat kita mengenakan sepatu itu maka akan ada rasa sakit di sana, bahkan kalau dibiarkan rasa sakit itu akan menjadi-jadi dan membuat kita akan merasa tidak nyaman sewaktu kita berjalan.

Maka, kita harus membuang kerikil kecil itu dari dalam sepatu kita agar kita bisa nyaman dalam berjalan , demikian juga dengan perjalanan hidup kita , mungkin kita mempunyai “kerikil-kerikil “ kecil yang lama kelamaan akan sangat terasa menggangu .

Demikian juga rasa Marah, Kekesalan , Kebencian dan Dendam dalam diri kita. Pertama-tama mungkin tidak akan begitu terasa berpengaruh, namun jika dibiarkan akan sangat membuat hidup kita tidak nyaman bahkan lama-lama akan kita sakit karenanya.

Buang semua Marah , Kesal , Benci dan Dendam dari diri dan pikiran bila kita ingin punya hidup yang Tenteram dan Damai , karena Amarah , Kekesalan , Kebencian dan Dendam yang ada pada diri kita ibarat kerikil kecil yang ada di dalam sepatu kita , jangan biarkan gangguan “Kerikil kecil” itu ada dalam diri kita.

Pilihan atas Hidup ini sangat tergantung dari diri kita sendiri , kalau kita menyimpan semua “ Kerikil” itu dalam hidup kita maka jangan heran kalau hidup kita pun akan sangat terganggu olehnya , paling tidak semua itu akan memakan sebagian energi dan pikiran anda yang seharusnya bisa berbuat hal-hal yg lebih positif , dan hanya kita sendiri yang bisa membuat diri kita merasa nyaman .

Semoga kita selalu berani membuka hati dan pikiran ibarat kita membuka sepatu untuk membuang “kerikil kecil “ dalam hidup kita yang sering kali ada disana.