Sabtu, 16 Oktober 2010

LATAR BELAKANG TIMBULNYA ALIRAN KOPERASI


Perbedaan aliran dalam koperasi b erkaitan erat dengan faktor ideologi dan pandangan hidup yang dianut oleh negara dan masyarakat yang bersangkutan. Secara garis besar, ideologi negara-negara di dunia ini dapat dikelompokkan menjadi 3:

1.Liberalisme/kapitalisme

2.Sosialisme

3. Tidak termasuk sosialisme dan kapitalisme

Hubungan Ideologi, Sistem Perekonomian, dan Aliran Koperasi :
*Ideologi : Liberalisme/Kapitalisme, Komunisme/Sosialisme,Tidak Termasuk Liberalisme dan Sosialisme.
* Sistem Perekonomian : Sistem Ekonomi Bebas Liberal, Sistem Ekonomi Sosialis, Sistem Ekonomi Campuran.
* Aliran Koperasi : Yardstick, Sosialis, Persemakmuran (Commonwealth)


Aliran Koperasi Ada 3 :
1) Aliran Yardstick
Ciri-ciri:
- Banyak di jumpai pd negara-negara yang berideologi kapitalis atau yang menganut perekonomian liberal.
- Koperasi dapat menjadi kekuatan untuk mengimbangi. Menetralisasikan dan mengoreksi.
- Tidak adanya campur tangan pemerintah.
- Pengaruh aliaran ini sangat kuat, terutama dinegara-negara barat.

2) Aliran Sosialis
• Koperasi dipandang sbg alat yang paling efektif untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.
• Pengaruh aliran ini banyak di jumpai di negara-negara Eropa Timur dan Rusia.

3) Aliran Persemakmuran (Commonwealth)
• Koperasi dipandang sbg alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat.
• Koperasi sbg wadah ekonomi rakyat berkedudukan strategis dan memegang peranan utama.
• Hubungan pemerintah dengan gerakan koperasi bersifat “kemitraan (partnership)”.
“Kemakmuran masyarakat berdasarkan koperasi” karangan E.D. Damanik
Membagi koperasi menjadi 4 aliran atau schools of cooperatives berdasarkan peranan dan fungsi nya dalam konstelasi perekonomian negara, yakni:
1. Cooperative Commonwealth School
2. School of Modified Capitalism/School of Competitive Yardstick
3. The Socialist School
4. Cooperative Sector School

KONSEP KOPERASI..

Konsep koperasi dibagi menjadi 3, antara lain:
konsep koperasi barat, konsep koperasi sosialis, konsep koperasi negara berkembang.

1. KONSEP KOPERASI BARAT
Koperasi merupakan organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi.

Unsur-unsur Positif Konsep Koperasi Barat
• Keinginan individu dapat dipuaskan dengan cara bekerjasama antar sesama anggota, dg saling membantu dan saling menguntungkan
• Setiap individu dg tujuan yang sama dapat berpartisipasi untuk mendapatkan keuntungan dan menanggung risiko bersama
• Hasil berupa surplus/keuntungan didistribusikan kepada anggota sesuai dengan metode yang telah disepakati
• Keuntungan yang belum didistribusikan akan dimasukkan sebagai cadangan koperasi

2. KONSEP KOPERASI SOSIALIS

Koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional.
Menurut konsep ini, koperasi tidak berdiri sendiri tetapi merupakan subsistem dari sistem sosialisme untuk mencapai tujuan-tujuan sistem sosialis-komunis

3. KONSEP KOPERASI NEGARA BERKEMBANG

• Koperasi sudah berkembang dengan ciri tersendiri, yaitu dominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya.
• Perbedaan dengan Konsep Sosialis, pada konsep Sosialis, tujuan koperasi untuk merasionalkan faktor produksi dari kepemilikan probadi ke pemilikan kolektif sedangkan konsep koperasi negara berkembang, tujuan koperasi adalah meningkatkan kondisi sosial ekonomi anggotanya.

sumber: catatan kuliah digital

Minggu, 10 Oktober 2010

sedikit tentang koperasi :)

Gerakan koperasi digagas oleh Robert Owen (1771-1858), yang menerapkannya pertama kali pada usaha pemintalan kapas di New Lanark, Skotlandia.

Gerakan koperasi ini dikembangkan lebih lanjut oleh William King (1786–1865) – dengan mendirikan toko koperasi di Brighton, Inggris Pada 1 Mei 1828, King menerbitkan publikasi bulanan yang bernama The Cooperator, yang berisi berbagai gagasan dan saran-saran praktis tentang mengelola toko dengan menggunakan prinsip koperasi.

Koperasi akhirnya berkembang di negara-negara lainnya.Di Jerman, juga berdiri koperasi yang menggunakan prinsip-prinsip yang sama dengan koperasi buatan Inggris. Koperasi-koperasi di Inggris didirikan oleh Charles Foirer, dan Schulze Delitch . Di Perancis, Louis blanc mendirikan koperasi produksi yang mengutamakan kualitas barang. Di Denmark Pastor Christiansone mendirikan koperasi pertanian.


Koperasi adalah jenis badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum.
Koperasi melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.Koperasi menurut UUD 1945 pasal 33 ayat 1 merupakan usaha kekeluargaan dengan tujuan mensejahterakan anggotanya.


Sejarah singkat gerakan koperasi bermula pada abad ke-20 yang pada umumnya merupakan hasil dari usaha yang tidak sepontan dan tidak dilakukan oleh orang-orang yang sangat kaya. Meraka mempersatukan diri untuk memperkaya dirinya sendiri, seraya ikut mengembangkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Koperasi tumbuh dari kalangan rakyat, ketika penderitaan dalam lapangan ekonomi dan sosial yang di timbulkan oleh sistem kapitalisme demikian memuncaknya. Beberapa orang yang penghidupannya sederhana dengan kemampuan ekonomi terbatas, terdorong oleh penderitaan dan beban ekonomi yang sama, secara sepontan mempersatukan diri untuk menolong dirinya sendiri dan manusia sesamanya.

Pada tahun 1896 seorang Pamong Praja Patih R. Aria Wiria Atmaja di Purwokerto mendirikan sebuah Bank untuk para pegawai negri (priyayi). Ia terdorong oleh keinginanmya untuk menolong para pegawai yang makin menderita karena terjerat oleh lintah darat yang memberikan pinjaman dengan bunga yang tinggi. Maksud Patih tersebut untuk mendirikan koperasi kredit model seperti di Jerman. Ia dibantu oleh seorang asisten Residen Belanda (Pamong Praja Belanda) Assisten-Residen itu sewaktu cuti berhasil mengunjungi Jerman dan menganjurkan akan mengubah Bank Pertolongan Tabungan yang sudah ada menjadi Bak Pertolongan, Tabungan dan Pertanian. Selain pegawai negeri juga para petani perlu dibantu karena mereka makin menderita karena tekana para pengijon (pelepan uang). Ia juga menganjurkan merubah Bank tersebut menjadi koperasi. Di samping itu ia pun mendirikan lumbung-lumbung desa yang menganjurkan para petani menyimpan pada pada musim panen dan memberikan pertolongan pinjaman padi pada musim paceklik. Ia pun berusaha menjadikan lumbung-lumbung itu menjadi Koperasi Kredit Padi. Tetapi Pemerintah Belanda pada waktu itu berpendirian lain. Bank Pertolongan, Tabungan dan Pertanian dan Lumbung Desa tidak dijadikan Koperasi tetapi Pemerintah Belanda membentuk lumbung-lumbung desa baru, bank –bank Desa ,rumah gadai dan Centrale Kas yang kemudian menjadi Bank Rakyak Indonesia . Semua itu adalah badan usaha Pemerntah dan dipimpin oleh orang-orang Pemerintah.

Pada zaman Belanda pembentuk koperasai belum dapat terlaksana, karena:

1. Belum ada instansi pemerintah ataupun badan non pemerintah yang memberikan penerangan dan penyuluhan tentang koperasi.

2. Belum ada Undang-Undang yang mengatur kehidupan koperasi.

3. Pemerintah jajahan sendiri masih ragu-ragu menganjurkan koperasi karena pertimbangan politik, khawatir koperasi itu akan digunakan oleh kaum politik untuk tujuan yang membahayakan pemerintah jajahan itu.


Koperasi menjamur kembali, tetapi pada tahun 1933 keluar UU yang mirip UU no. 431 sehingga mematikan usaha koperasi untuk yang kedua kalinya. Pada tahun 1942, Jepang menduduki Indonesia. Jepang lalu mendirikan koperasi kumiyai. Awalnya koperasi ini berjalan mulus. Namun fungsinya berubah drastis dan menjadi alat jepang untuk mengeruk keuntungan, dan menyengsarakan rakyat.

Setelah Indonesia merdeka, pada tanggal 12 juli 1947 pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi yang pertama di Tasikmalaya.

Jumat, 28 Mei 2010

Pengalaman Yonas Hilangkan Minus 4

img
(dok: pribadi)
Jakarta, Benarkah mata minus bisa dihilangkan? Jika menurut dokter mata minus baru bisa dihilangkan lewat operasi. Tapi Benyamin G Yonas (46 tahun) berhasil lepas dari kacamata minus 4,5 nya dengan mengikuti teknik Bates.

Selain mengikuti panduan menurunkan mata minus dari buku Dr William Bates berjudul 'Better Eyesight Without Glasses', Yonas juga mempunyai kemauan dan keyakinan yang kuat. Sehingga ia berhasil lepas dari kacamata minusnya yang telah dipakai selama 26 tahun dengan minus 4,5 dan silinder 2 untuk mata kanan dan kirinya.

Yonas menerapkan metode Bates dan menjalani pola hidup yang sehat, kini ia bisa melihat dengan jelas tanpa menggunakan bantuan kacamata lagi.

"Dulu setiap kali periksa mata minus saya selalu naik, semua dokter yang saya temui selalu bilang bahwa minus mata saya tidak bisa disembuhkan dan harus menerima nasib. Karena itu lama-lama saya jadi takut sendiri," ujar Yonas, saat dihubungi detikHealth, Jumat (12/3/2010).

Dari mana Yonas tahu metode Bates?

Bermula ketika ia sedang di Singapura sekitar tahun 2002 dan menemukan buku karangan Dr William Bates di salah satu toko buku. Awalnya Yonas mengaku tidak mempercayai hal tersebut karena dokter bilang minusnya tidak bisa disembuhkan. Tapi setelah ia mencoba dan mengalami sendiri bahwa dengan rileks bisa membuat matanya lebih terang, ia mulai mempercayai metode Bates tersebut.

Dr William Bates adalah seorang spesialis mata yang telah meninggal dunia sejak lama tahun 1931. Sang dokter yakin banyak orang yang sebenarnya tidak perlu menggunakan kacamata dengan cara melatih matanya.

Latihan yang dibuat Bates membantu mengatasi ketergantungan seseorang pada kacamata. Dasar dari terapi ini adalah keyakinan bahwa kombinasi dari tubuh, pikiran dan jiwa digunakan untuk melihat. Selain itu makanan, postur tubuh, stres dan kesehatan seseorang juga mempengaruhi penglihatan.

Sejak awal tahun 2003, Yonas mulai serius menerapkan latihan metode Bates dan pola hidup yang sehat. Setelah latihan selama 6 bulan, ia memeriksakan matanya di salah satu optik karena merasa kacamatanya sudah tidak enak untuk dipakai.

"Saya pikir minus saya bertambah lagi, tapi petugas optik bilang kalau minus saya sudah turun menjadi 2,5. Begitu saya coba kacamata dengan minus 2,5, penglihatan saya menjadi terang," ujar Yonas yang kini menetap di Bandung.

Namun waktu yang dibutuhkan untuk mengurangi minus mata berbeda tiap orang, ada yang membutuhkan waktu 6 bulan, 3 bulan atau bagi yang minusnya masih sangat kecil bisa hanya beberapa kali melakukan latihan saja. Ini tergantung dari efektifitas latihan dan pola hidupnya.

Yonas menambahkan selain latihan metode Bates ada beberapa faktor lain yang juga turut mempengaruhi seperti olahraga teratur, menghindari makanan yang mengalami proses dan junk food, banyak mengonsumsi segala jenis sayuran dan buah, minum yang cukup serta banyak melakukan gerakan misalnya jalan-jalan, senam atau aerobik.

"Kekakuan tubuh bisa menjadi penyebab keburaman mata, karena itu fleksibilitas bagus untuk penglihatan. Rata-rata orang yang matanya buram sedikit melakukan gerakan, kalau di kantor jangan duduk saja tapi cobalah jalan-jalan, mengambil barang atau gerak lainnya sehingga tubuh tidak kaku," ungkapnya.

Yonas menuturkan semua hal bisa mempengaruhi penglihatan seseorang mulai dari gaya hidup, makanan, pikiran yang stres, kurang tidur serta kurangnya melakukan rileksasi untuk otaknya.

Faktor lain yang juga menentukan keberhasilan metode Bates adalah tidur lebih awal yaitu usahakan sebelum jam 10 malam dan sering-seringlah melakukan rileks untuk diri sendiri. Karena tanpa dua hal tersebut, keberhasilan dengan metode Bates ini akan sulit dicapai.

"Sumber mata terang adalah pikiran yang sehat dan santai. Selain itu kemauan dan keyakinan juga turut mempengaruhi keberhasilan metode ini," ujar wiraswasta kontraktor dan properti ini.


(ver/ir)

sumber : Vera Farah Bararah - detikHealth

Air Ludah Sembuhkan Sakit Mata

img
(Foto: ehow)
Jakarta, Mengobati sakit mata dengan air ludah sendiri sudah dilakukan banyak orang yang mempercayai pengobatan jenis ini. Air ludah dipercaya mengandung lendir protein yang mengandung antibodi untuk menyembuhkan luka.

Kepercayaan tradisional menyarankan orang yang sakit mata untuk mengusap-usap matanya saat bangun pagi dengan air ludah sendiri. Mengusap mata dengan air ludah ini juga bisa dilakukan setiap saat hingga sakit matanya sembuh. Efektifkah menyembuhkan sakit mata dengan air ludah?

DR Dr Ike Sumantri Wiyogo, SpM(K) mengatakan meskipun air ludah mengandung antiseptik tapi belum ada penelitian medis yang menunjukkan air ludah bisa digunakan untuk mengobati sakit mata.

Malahan ia khawatir terhadap kebersihan air liur tersebut jika si pemiliknya tidak bersih menjaga gigi dan mulut. Karena mulut dan gigi juga banyak mengandung kuman yang berasal dari selipan makanan di antara gigi dan hal ini bisa memperparah kondisi mata.

"Sebaiknya tidak mengobati sakit mata dengan air ludah, karena kita tidak tahu apakah air ludah yang digunakan mengandung infeksi mikroorganisme atau tidak. Kalau mengandung infeksi, hal ini justru bisa memperparah kondisi mata yang memang sebelumnya sudah mengalami infeksi," ujar Dr Ike saat dihubungi detikHealth, Senin (15/3/2010).

Sakit mata bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti infeksi bakteri, virus atau degeneratif. Jika penyakit mata disebabkan oleh virus, maka hal ini bisa menular seperti halnya orang terkena influenza.

"Pada orang yang sakit mata biasanya lapisan kornea mengalami iritasi sehingga menimbulkan komplikasi radang yang membuat mata terlihat memerah," ujar dokter yang juga ketua Departemen Mata FKUI/RSCM ini.

Sakit mata biasanya ditandai dengan mata memerah, berair, belekan, mata menjadi gatal-gatal, silau jika melihat cahaya yang terang serta terkadang disertai dengan rasa sakit kepala saat menunduk. Sakit mata bisa terjadi di kedua mata atau hanya salah satu saja.

Dr Ike menuturkan terdapat perbedaan antara sakit mata yang disebabkan oleh virus dan bakteri. Jika disebabkan oleh virus biasanya mata terasa gatal dan kotoran mata bercampur dengan cairan. Sedangkan jika akibat bakteri maka cairan yang keluar lebih berwarna putih, sering mengeluarkan kotoran dan terasa sakit atau nyut-nyut.

Dr Ike menyarankan jika mengalami sakit mata segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pertolongan pertama sehingga infeksi tidak semakin meluas. Usahakan untuk menghindari obat mata yang mengandung steroid karena dapat meningkatkan tekanan bola mata.

Pengobatan sakit mata dengan menggunakan air ludah mungkin memberikan hasil yang baik untuk beberapa orang, tapi tidak semua orang memberikan reaksi yang sama karena kepekaan setiap orang berbeda-beda.


(ver/ir)

sumber : Vera Farah Bararah - detikHealth

Tertawa Bisa Meningkatkan Nafsu Makan

img
Ilustrasi (foto: bradlaughs)
Jakarta, Apabila tidak punya waktu untuk berolah raga, sempatkanlah untuk tertawa. Dalam beberapa hal rajin tertawa bisa disamakan dengan rajin olah raga, karena efek yang dihasilkan hampir setara.

Dilansir dari Sciencedaily, Selasa (27/4/2010), sebuah penelitian pribadi pernah dilakukan pada tahun 1970-an oleh Norman Cousin, orang awam yang pernah merasakan manfaat tertawa. Ia menyimpulkan bahwa humor dan tawa bahagia bisa memperbaiki kesehatannya, dan kesimpulan tersebut dimuat di New England Journal of Medicine.

Dr. Lee S. Berk dari Loma Linda University, berkolaborasi dengan Dr. Stanley Tan tertarik untuk menindaklanjutinya. Sejak tahun 1980-an, mereka mengembangkan penelitian yang telah dirintis Cousin tersebut.

Hasilnya adalah, tawa terbukti mampu mengoptimalkan produksi hormon pada sistem endokrin. Kadar kortisol dan epinefrin berkurang, dan inilah yang menyebabkan stres berkurang. Tawa juga bisa meningkatkan sistem imun dengan memacu produksi antibodi.

Dalam penelitian tersebut mereka sekaligus memperkenalkan Laughercise, sebuah rangkaian tawa yang diklaim punya efek setara dengan olahraga ringan. Selain meningkatkan mood dan mengurangi hormon stress, Laughercise mampu meningkatkan sistem imun. Efek lainnya adalah menurunkan kadar kolesterol jahat (HDL) serta tekanan darah dan menaikkan kadar kolesterol baik (LDL).

Mempengaruhi Nafsu Makan

Baru-baru ini, Berk kembali meneliti efek tawa pada tubuh manusia. Kali ini ia mengajak rekannya di Loma Linda University, Dr. Jerry Petrofsky. Tujuannya adalah melihat pengaruh eustress (tawa bahagia) dan distress (perasaan susah) terhadap nafsu makan.

Dalam penelitian yang berlangsung selama 3 minggu ini, mereka melibatkan 14 orang relawan. Secara acak, partisipan dipertontonkan video berdurasi 20 menit dengan jeda masing-masing 1 minggu untuk menghilangkan efek video sebelumnya.

Untuk memunculkan efek distress, Berk memutarkan cuplikan dari 20 menit pertama film Saving Private Ryan. Sementara untuk eustress, relawan dibebaskan memilih video lucu apa saja sesuai selera humor mereka, dengan durasi yang sama yakni 20 menit.

Sebelum dan sesudah menonton video, tekanan dan sampel darah para relawan diamati. Dua hormon yang mempengaruhi nafsu makan yakni leptin dan ghrelin diamati dari serum yang telah dipisahkan dari sampel darah.

Dari pengamatan terhadap relawan yang menonton video distress, Berk tidak menemukan perubahan pada tekanan darah maupun kadar hormon. Sementara pada relawan yang menonton video eustress, tekanan darah dan kadar hormon berubah.

Perubahan tersebut adalah, kadar leptin turun sementara ghrelin meningkat. Menurut Berk, efek yang sama juga diperoleh ketika orang melakukan olahraga ringan yang disebut-sebut bermanfaat untuk meningkatkan nafsu makan.

Berk memang tidak menyimpulkan bahwa tertawa bisa meningkatkan nafsu makan. Namun menurutnya penelitian ini membuka kemungkinan untuk menemukan solusi pengatasan masalah nafsu makan, terutama bagi mereka yang tidak bisa rutin berolahraga.

Misalnya pada lansia, depresi dan kurangnya aktivitas fisik sering berdampak pada menurunnya nafsu makan. Hal ini sering memicu nyeri kronis, dan menurunnya kondisi kesehatan secara umum. Hal yang sama juga dialami janda atau duda yang baru saja ditinggal pasangannya.



(up/ir)

sumber : AN Uyung Pramudiarja - detikHealth

Kurang Tidur Satu Malam Saja Bisa Sebabkan Resistensi Insulin

Kurang Tidur Satu Malam Saja Bisa Sebabkan Resistensi Insulin

img
Ilustrasi (Foto: shiftworkdisorder)
Leiden, Resistensi (penolakan) insulin biasanya terjadi pada orang yang mengalami obesitas. Tapi studi terbaru menemukan orang sehat sekalipun bila kurang tidur satu malam saja bisa mengalami resitensi insulin.

Resistensi insulin adalah suatu kondisi dimana sel-sel tubuh menjadi kurang sensitif terhadap efek penurunan glukosa pada hormon insulin. Obesitas adalah salah satu penyebab resistensi insulin.

Tapi menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam The Endocrine Society's Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism (JCEM), kurang tidur satu malam saja dapat memicu terjadinya resistensi insulin dan diabetes tipe 2.

"Waktu tidur yang singkat pada masyarakat Barat dalam dekade terakhir ini, menyebabkan peningkatan prevalensi resistensi insulin dan diabetes tipe 2," ujar Esther Donga, MD Medical Center Universitas Leiden di Belanda dan penulis penelitian, seperti dilansir dari Medicalnewstoday, Jumat (7/5/2010).

Menurut Donga, hubungan antara peningkatan jumlah waktu tidur yang singkat dan prevalensi diabetes tidak mungkin terjadi secara kebetulan. Temuannya menunjukkan bahwa tidur malam yang singkat memiliki pengaruh yang lebih besar dari regulasi metabolik pada penemuan sebelumnya.

Studi sebelumnya telah menemukan bahwa penurunan durasi tidur selama beberapa malam mengakibatkan gangguan toleransi glukosa.

Tapi studi yang dilakukan Donga adalah studi pertama yang meneliti efek kurang tidur satu malam pada sensitivitas insulin.

Dalam studi ini, peneliti mengamati sembilan orang yang sehat, setelah tidur malam normal (sekitar delapan jam), dan setelah empat jam tidur malam.

Sensitivitas insulin setiap peserta penelitian diukur dengan menggunakan metode klem euglycemic hyperinsulinemic.

Metode ini menggunakan kateter untuk infus glukosa dan insulin ke dalam aliran darah dan kemudian menentukan sensitivitas insulin dengan mengukur jumlah glukosa yang diperlukan untuk mengkompensasi tingkat insulin meningkat tanpa menyebabkan hipoglikemia (kadar gula darah rendah).

"Data kami menunjukkan bahwa sensitivitas insulin tidak tetap orang yang sehat, namun tergantung pada durasi tidur di malam sebelumnya," kata Donga.

Donga mengatakan bahwa efek negatif dari tidur malam yang singkat pada toleransi glukosa yang diproduksi, setidaknya terjadi hanya dengan kurang tidur satu malam.

Dia juga menambahkan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi apakah intervensi yang bertujuan meningkatkan durasi tidur mungkin bermanfaat dalam menstabilkan tingkat glukosa pada pasien dengan diabetes.


(mer/ir)


sumber : Merry Wahyuningsih - detikHealth